Kawat silet merupakan
pengembangan dari kawat duri konvensional yang sudah mengalami beberapa
perubahan bentuk. Desain kawat silet mempunyai daya tahan yang baik
terhadap upaya pemotongan/perusakan karena memiliki tensile strength yang sudah jauh lebih baik dari pita
baja. Kawat silet memiliki fungsi lebih efektif daripada kawat duri dalam hal
mencegah penyusup memanjat/memotong kawat. Produk ini dapat diaplikasi sebagai
tambahan kedalam bangunan rumah, gedung dan pagar. BTO 22 dan BTO 30
adalah tipe kawat silet yang paling banyak ditemui dipasaran. BTO
22 memiliki ukuran panjang siletnya 22mm, sedangkan jenis BTO 30 mempunyai
panjang siletnya 30mm. Kawat silet dengan material bahan galnavis
banyak digunakan karena mempunyai keunggulan dengan masa pakai yang bisa
lebih lama karena lebih tahan korosi daripada kawat silet tanpa campuran
galvanis